Clay mask merupakan jenis masker yang mampu mendetoksifikasi kulit.  Komponen tanah liat yang kaya mineral mampu  mengangkat kelebihan minyak pada wajah. Clay mask memiliki kemampuan menghilangkan kotoran yang tersumbat di dalam pori-pori kulit wajah.

Clay mask memiliki fungsi sebagai drying agent yaitu membersihkan pori-pori. Sifat dari clay mask ialah menyerap kotoran dengan cepat. Jika mud mask yaitu yang hanya mempunyai fungsi untuk melancarkan peredaran darah, dan menjaga kelenturan kulit,

Clay mask berasal dari bentonite clay dan kaolin clay. Kedua bahan tersebut berfungsi meminimalisir minyak wajah yang berlebih. Selain itu juga mampu  meredakan kulit yang sedang iritasi. Beberapa produk ditambahkan moisturizer agar memberi efek hydrating. Selain kaolin dan bentonite, jenis clay lain diantaranya  Fuller’s earth clay, French green clay, dan Rhassoul clay.

Kaolin Clay untuk Kulit Kering dan Sensitif. Sebagian orang menyebut clay ini sebagai white kaolin clay karena kaolin yang berwarna putih.  Kaolin clay memiliki sebutan sebagai China clay. Soal performa, clay berformula dasar kaolin tersebut sempurna untuk mengangkat kotoran dan mengeluarkan minyak berlebih.

Namun, berbeda dengan bentonite clay. Bagi kulit berminyak, cobalah mengganti masker biasa dengan clay mask berbahan utama bentonite clay. Bentonite clay sudah dipakai dari ribuan tahun lalu sebagai perawatan kulit.

Frensh Clay. Sesuai namanya, clay ini pertama kali ditemukan di Perancis. Dikenal juga dengan sebutan sea clay, jenis sedimen ini kaya mineral juga.

Clay mask tidak sama dengan mud mask meskipun sama-sama berasal dari lumpur bumi. Mud mask cenderung difungsikan sebagai skin healing agent, sedangkan clay mask untuk drying agent. Selain berguna untuk merawat wajah, clay mask bisa juga bisa dipakai untuk badan dan rambut sekalipun.

Fuller’s earth clay mendapatkan sapaan  atau “lumpur dari Multan”’. Hal tersebut merujuk pada salah satu kota di Pakistan di mana clay tinggi mineral ini ditemukan. Selain berkemampuan ampuh dalam menyerap minyak dan kotoran wajah. Jenis clay ini dipercaya juga akan fungsinya memperbaiki skin tone dan complexion  hingga meredakan peradangan pada kulit.

Lalu Rhassoul clay, istilah “rhassoul” berasal dari bahasa Arab yang berarti “untuk mencuci/membersihkan”. Rhassoul clay secara turun temurun sejak ribuan tahun lalu dijadikan bahan kosmetik. Untuk kulit, rhassoul clay berfungsi mengembalikan kekuatan skin barrier. Disebutkan pula kadar magnesium tinggi pada rhassoul clay sanggup bersihkan kotoran dan meningkatkan elastisitas kulit. Selain itu, clay ini juga sangat baik untuk detoksifikasi racun dari kulit.